Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB | GOLD |

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelonggaran kebijakan. Investor kini bersikap lebih defensif sambil menunggu rilis Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang berpotensi menjadi pemicu volatilitas berikutnya.

Berdasarkan pembaruan harga spot, emas spot berada di sekitar $5.076,10 per ons, naik $34,20 (+0,68%). Data tersebut tercatat pada 4:43 AM ET (setara sekitar 16:43 WIB). Di pasar derivatif, emas berjangka AS juga menguat. Kontrak April tercatat naik sekitar 0,8% ke area $5.072,60 per ons, sejalan dengan tren penguatan emas spot dan melemahnya dolar.

Pemicu utama datang dari sisi data: penjualan ritel AS Desember stagnan, di bawah ekspektasi pasar. Sinyal konsumsi yang melemah ini mendorong pelaku pasar kembali menaikkan probabilitas pemangkasan suku bunga, karena perlambatan permintaan dinilai dapat menurunkan tekanan inflasi dan membuka ruang kebijakan yang lebih longgar.

Dolar yang melemah membuat komoditas berdenominasi USD relatif lebih menarik bagi pembeli non AS, sementara yield yang turun mengurangi "biaya peluang" memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas. Kombinasi dua faktor ini menjaga bias emas tetap positif meski sebagian pejabat The Fed masih menyiratkan pendekatan hati - hati dan bergantung data.

Ke depan, fokus pasar tertuju pada NFP: angka pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan dapat memperkuat skenario "Fed lebih dovish" dan menopang emas lebih lanjut, sementara kejutan data yang kuat berpotensi memicu rebound dolar/yield dan menahan laju kenaikan emas dalam jangka pendek. (arl) [sma]

Source : Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

Emas Tertekan Saat Data Tenaga Kerja Lemah...
Thursday, 5 February 2026 23:02 WIB

Emas masih sulit bangkit pada Kamis (5/2) meski sinyal pelemahan dari data tenaga kerja AS mulai terlihat. Penyebab utamanya: dolar AS tetap menguat (atau minimal bertahan kuat), sehingga tekanan ke l...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS